| Dapat
anda bayangkan betapa sengsaranya saya menjalani
hari-hari dalam hidup ini, dengan berat
tubuh 117 kg dan dalam sehari-hari
sebagai pengusaha di bidang otomotif mengharuskan
saya melakukan berbagai aktifitas fisik
yang cukup padat. Belum lagi sebagai wanita
selalu saja dihinggapi rasa minder, tidak
percaya diri serta risih menerima pandang
mata orang lain dan walau saya paksakan
selalu tampil cuek tetap saja hal ini amat
sangat mengganggu perasaan saya dan tentu
saja berpengaruh pada kinerja dan semangat
saya.
Bukannya saya tidak mensyukuri karunia
Tuhan bahwa saya selalu dalam keadaan
sehat dan cukup sukses dalam usaha saya,
tapi bagaimanapun secara kodrati sebagai
wanita tentu saya juga ingin tampil cantik,simpatik
dengan percaya diri yang baik.
Oleh karena itu tiada henti-hentinya
saya berupaya untuk menurunkan berat badan
saya dan berusaha mengubah penampilan
fisik saya dari “langsung”
menjadi “langsing”, hampir
semua produk pelangsingan pernah saya
konsumsi, begitu juga berbagai program
penurunan berat badan, senam dan aerobikpun
telah saya ikuti, tak ketinggalan diet
ketat yang menyiksapun saya jalani, bahkan
sampai mengikuti program-program sejenis
di luar negeri. Tidak peduli lagi berapa
biaya yang harus saya keluarkan yang kalau
ditotal semua mencapai ratusan juta rupiah.
Memang semua upaya tersebut ada juga hasilnya
yakni berat badan saya turun menjadi 95
kg, namun saya merasa tak sepadan dengan
biaya yang saya keluarkan, waktu yang
harus saya luangkan dan yang lebih memberatkan
saya adalah untuk mempertahankan berat
tubuh itu saya masih harus menjalani diet
ketat dan mengkonsumsi produk-produk pelangsingan
selain itu saya juga merasakan kesehatan
saya mulai terganggu.
Sampai pada tahun 2005, seorang teman
saya Susan, mengenalkan pada saya beberapa
produk Lily Active dari P.T. Sarana Mitra
Niaga, yang pertama saya kenal adalah
Ivy Cream dan Slimming
Cream, menyusul kemudian Shape
Up Foundation atau pakaian dalam pembentuk
tubuh. Pada mulanya saya ragu karena sudah
beberapa produk sejenis merk lain pernah
saya coba, tapi karena diyakinkan oleh
Susan dan keinginan yang besar diri saya
untuk dapat lebih langsing lagi, maka
saya coba. Produk yang saya beli adalah
Four In One, pemakaiannya
saya kombinasikan dengan
sekaligus menggunakan Slimming Cream dan
Ivy Cream.
Pada awalnya saya merasa tersiksa juga
walau relative lebih nyaman dan lembut
dibanding produk-produk sebelumnya yang
pernah saya pakai, namun setelah 2 minggu
pemakaian, saya mulai terbiasa bahkan
terasa seperti pakaian dalam biasa. Dan
ternyata benar apa yang
diyakinkan Susan teman saya, dalam waktu
kurang lebih 6 bulan
setelah secara rutin saya pakai, berat
badan saya turun menjadi 68 kg
dan dalam kurun waktu itu saya sampai
membeli lagi dengan penurunan size/ukuran
sampai 3 kali yaitu pertama saya beli
ukuran C-90 kemudian pembelian yang kedua
turun ke size C-85, terakhir yang sampai
kini saya pakai adalah size C-80 .
Yang hebat adalah turun
drastisnya berat badan sama sekali tidak
membuat kendur/keriput, bercak-bercak
dipermukaan kulit dan kerutan dileher
saya jugaikut menipis. Selain itu proses
pelangsingan dan pembentukan tersebut
sama sekali tidak mengganggu waktu dan
kerjasaya karena memang tidak perlu meluangkan
waktu khusus, tinggal pakai seperti pakaian
dalam kita sehari-hari dan tetap melaksanakan
aktifitas seperti biasa, benar-benar sesuai
dengan namanya “ACTIVE” (Lily Active).
Diet yang saya lakukan juga tidak lagi
terlalu ketat dan tetap rutin melakukan
fitnes, untuk menjaga kebugaran dan stamina
saya. Satu lagi produk Lily Active yang
sekarang saya gunakan yaitu Nano
Water Can yang selalu saya bawa
kemanapun saya pergi apalagi saat fitnes,
karena air dari Nano Water Can benar-benar
banyak manfaatnya yang saya rasakan. Stamina
prima, buang air lancar, tidak mudah ngantuk
dan pusing-pusing kepala yang sering alami
jika terlalu capek juga tidak pernah lagi
saya rasakan. Terima kasih Lily Active
dan terima kasih my friend, Susan !
Sebagaimana dikisahkan
oleh Lim Kim Hong, 44 th, Denpasar |